Sabtu, 06 Desember 2014

Manouria emys (kura-kura kaki gajah) dapat ditemukan di TNBBS



Manouria emys (kura-kura kaki gajah)


Melangkah pelan tapi pasti dengan menapakkan kakinya ke tanah dan bergerak seakan mengais tanah yang dilaluinya. Kaki depan yang melengkung seperti bumerang bermotif sisik seperti kulit naga menapak pasti  walau di tanah yang licin. Seperti itulah yang tampak pada spesies kura-kura Manouria emys ini. 

“Kura-kura kaki gajah” merupakan panggilan yang lebih umum pada jenis kura-kura ini. ketika bergerak mengasi kaki depannya sama sekali tidak menjadi jawaban kenapa kura-kura ini kerap di sebut demikian. Tetapi tentu selalu ada jawaban untuk nama sebutan itu. Jawabannya adalah kaki belakangnya yang tampak jelas mirip kaki gajah versi ukuran kura-kura. 

Bila tidak diperhatikan secara detail kura-kura ini seakan bergerak seperti penyu yang tidak punya tapak kaki. Tetapi jangan terlalu cepat menilai, kura-kura satu ini merupakan salah satu jenis kura-kura terbesar di Asia. Ketika berjalan akan menapakkan kakinya.  Ternyata bukan kaki belakang saja, kaki depannya juga menapak dan saat itulah terlihat bentuk kaki depannya juga seperti kaki gajah. Sungguh menarik bukan dibalik pengetahuan kita ternyata banyak yang belum kita tahu. 


Tidak berhenti untuk mengetahui sebatas itu, emys ini kerap hidup di hutan hujan tropis. Di indonesia jenis ini bisa ditemukan di sumatra dan kalimantan. Di sumatra emys bisa di temukan di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan ( TNBBS) provinsi lampung.  sumber  foto merupakan emys yang ditemukan di resor pemerihan taman nasional bukit barisan selatan. 

Emys merupakan kura-kura hidup tidak hidup berkelompok, dan jarang ditemukan bersosialisasi dengan sesamanya.  Emys dominan aktif dan bergerak pada pagi hari dan sore hari menjelang malam. Pada siang hari dimana kondisi panas emys lebih memilih untuk bermalas-malasan di tempat yang teduh.